Kalo lo sayang sama dia, pasti lo akan nunggu sampai kapanpun. Tapi kalo dia sayang sama lo, dia gak akan bikin lo nunggu.
Mungkin dia bisa lebih cantik dari aku, tapi dia pasti gak bisa lebih baik dari caraku menghadapimu. Menghadapi kamu yang gak jelas. Kamu yang kadang-kadang baik sama aku, baik banget. Tapi seberapa sering kamu udah buat aku kecewa? Cowok yang milih. Cowok yang nembak. Cowok yang kasih harapan. Cowok yang ngejanjiin. Cowok yang buat cewek sayang. Cowok juga yang ngecewain. Sampai aku merasa bahwa aku hanya menjadi pilihan ketika dia gak ada. Terkadang aku merasa jenuh sama sikap keras dan egois kamu, tapi gak ada sedikitpun niat pengen ninggalin kamu. Terserah kamu mau anggap aku sebagai siapa, tapi satu harapanku, tolong kamu jangan mengulangi kesalahan yang sama. Terkadang aku lupa, bagaiman caranya mencintai diri sendiri karena terlalu sibuk bagaimana caranya membuat kamu bahagia.
Jangan pernah sia-siain cewek yang udah rela
disakitin. Yang rela nahan beban sakit dan perihnya dijugde
demi orang yang dia sayang. Yang rela digantungin. Yang ikhlas kasih kalian banyak kesempatan. Yang rela berusaha pertahanin hubungannya
serumit apapun. Yang selalu mencoba jadi yg terbaik buat orang yang
dia sayang. Yang setia. Yang mau diajak susah dengan kondisi/situasi
sulit. Lo bakal susah nyari yang kayak gini, dan kalo
udah dapet trus lo sia-sia in aja. Apa masih bisa lo disebut sebagai cowok? Karena pada akhirnya, semua tipe dan kriteria yang kamu punya, akan dikalahkan oleh dia. Yang punya waktu... Dan yang menyamankan hidupmu.
Melupakan seseorang memang tidak mudah, kita malah butuh pengalihan yang lain. Tapi haruskan kita bertahan pada angan yang kosong? Pada sesuatu yang tidak pernah menggenggam kita sekalipun. Doakan saja kebahagiaannya. Doakan saja kebahagiaanmu. Dengan atau tanpa dia.
Just Friends. Yeah, that phrase kills me every time. Temen ya temen. Pacar ya pacar. Jangan temenan kayak pacaran. Apalagi pacaran tapi kayak temenan. Tipis abis beda nya, tapi pait sob!(:
Kamis, 19 Juni 2014
Minggu, 08 Juni 2014
saturated?!
Aku suka dia. Aku suka dia yang cerewet. Aku juga suka dia yang pemarah. Apalagi kalau dia egois. Aku lebih suka lagi kalau dia lagi nyebelin. Aku suka semua itu, aku suka banget.
Bukan kebaikannya yang buat aku sayang, tapi karena dia tau mana yang terbaik buat aku. Dia yang bilang kalo manjangin kuku itu jorok, padahal awalnya menurutku itu keren. Dia yang bilang kalo pake kuteks itu kotor, padahal awalnya menurutku itu modis. Dia yang bilang kalo aku itu cerewet, padahal semua cewek juga pasti cerewet. Dia yang dengan frontalnya bilang kalo aku itu cengeng, tapi tanpa dia tau alasan disetiap tangisku itu adalah dia.
Awalnya aku tak melihatmu. Tapi saat semuanya mengharuskanku untuk melihatmu, aku menjadi memperhatikanmu. Dari perhatian itu aku jadi mengagumimu. Dan dari kekaguman itu aku merasa bahwa aku menyayangimu. Rasa sayang itu akhirnya memaksaku untuk melupakanmu, berusaha menutup mataku agar kamu tak terlihat. Seindah apapun kamu, aku diharuskan untuk tidak boleh melihatmu lagi.
Awalnya aku benci karena kamu selalu menyalahkanku. Tapi sekarang aku benci karena kamu selalu memaksaku untuk tetap bertahan disini, di tempat yang awalnya aku merasa nyaman untuk menantimu, kini berubah menjadi tempat yang membuatku jenuh.
Kamu tau rasanya menunggu sesuatu yang tak ada alasan untuk kamu dapatkan? Itu seperti anak kecil yang berharap dapat memeluk bintang. Mustahil! Bintang itu jauh, sulit untuk digenggam. Begitupun kamu. Sedekat apapun jarak kita, aku masih merasa bahwa kita sangat jauh, tak mungkin bisa digenggam.
Kalo kamu menyayangi dia, aku akan menyayangimu. Kalau dia menyakitimu, aku akan tetap menyayangimu. Itulah perbedaanku dengan dia. Aku akan tetap disini. Sejenuh apapun aku disampingmu, tak ada satupun alasan untukku meninggalkanmu, karena kamu begitu sempurna.
I have many problems in my life. But my lips don't
know that. They always smile:) Just because of you!
Bukan kebaikannya yang buat aku sayang, tapi karena dia tau mana yang terbaik buat aku. Dia yang bilang kalo manjangin kuku itu jorok, padahal awalnya menurutku itu keren. Dia yang bilang kalo pake kuteks itu kotor, padahal awalnya menurutku itu modis. Dia yang bilang kalo aku itu cerewet, padahal semua cewek juga pasti cerewet. Dia yang dengan frontalnya bilang kalo aku itu cengeng, tapi tanpa dia tau alasan disetiap tangisku itu adalah dia.
Awalnya aku tak melihatmu. Tapi saat semuanya mengharuskanku untuk melihatmu, aku menjadi memperhatikanmu. Dari perhatian itu aku jadi mengagumimu. Dan dari kekaguman itu aku merasa bahwa aku menyayangimu. Rasa sayang itu akhirnya memaksaku untuk melupakanmu, berusaha menutup mataku agar kamu tak terlihat. Seindah apapun kamu, aku diharuskan untuk tidak boleh melihatmu lagi.
Awalnya aku benci karena kamu selalu menyalahkanku. Tapi sekarang aku benci karena kamu selalu memaksaku untuk tetap bertahan disini, di tempat yang awalnya aku merasa nyaman untuk menantimu, kini berubah menjadi tempat yang membuatku jenuh.
Kamu tau rasanya menunggu sesuatu yang tak ada alasan untuk kamu dapatkan? Itu seperti anak kecil yang berharap dapat memeluk bintang. Mustahil! Bintang itu jauh, sulit untuk digenggam. Begitupun kamu. Sedekat apapun jarak kita, aku masih merasa bahwa kita sangat jauh, tak mungkin bisa digenggam.
Kalo kamu menyayangi dia, aku akan menyayangimu. Kalau dia menyakitimu, aku akan tetap menyayangimu. Itulah perbedaanku dengan dia. Aku akan tetap disini. Sejenuh apapun aku disampingmu, tak ada satupun alasan untukku meninggalkanmu, karena kamu begitu sempurna.
I have many problems in my life. But my lips don't
know that. They always smile:) Just because of you!
Sabtu, 07 Juni 2014
always there but never seen
Saat itu aku melihat sisi lainmu. Suatu sisi yang membuatku semakin mengagumimu. Saat seharusnya aku melupakanmu, kamu malah membuatku semakin menyayangimu. Suatu sisi yang tak pernah aku temui pada orang lain.
Diam-diam aku selalu memusatkan pandanganku padamu. Bahkan disaat setiap orang menganggapmu sebagai lelaki biasa, tetapi dipandanganku kau adalah yang luar biasa. Bahkan tak ada satupun diantara mereka yang menyadari bahwa aku selalu memperhatikanmu.
Disaat aku selalu kesal karena kata-katamu yang selalu membuatku sakit, tapi kau mampu menunjukan bahwa kau luar biasa. Kau menunjukan lebih banyak kesempurnaanmu padaku. Apakah salah jika aku semakin menyayangimu?
Aku suka kamu karena kamu pemarah, aku ingin seseorang yang bisa memarahiku -lebih tepatnya menasehatiku- saat aku melakukan kesalahan, bukannya pria yang hanya menurut pada wanitanya. Dan kamu berhasil menunjukan itu padaku.
Kau terlalu indah untuk ku kagumi. Aku hafal seluruh raut wajahmu. Lelah, kesal, marah, bahagia, semuanya aku suka. Bahkan saat kau hanya berdiri disampingku saja aku merasa menjadi seseorang yang sangat beruntung telah sempat berada disampingmu.
Kau tak perlu melihatku yang sebenarnya selalu ada disampingmu. Kau tak perlu menganggapku sebagai orang yang special. Aku hanya ingin kau tau bahwa saat kau membutuhkan ku, aku akan tetap ada untukmu.
I love you
For all that you are
All that you have been
And all you're get to be:)
Diam-diam aku selalu memusatkan pandanganku padamu. Bahkan disaat setiap orang menganggapmu sebagai lelaki biasa, tetapi dipandanganku kau adalah yang luar biasa. Bahkan tak ada satupun diantara mereka yang menyadari bahwa aku selalu memperhatikanmu.
Disaat aku selalu kesal karena kata-katamu yang selalu membuatku sakit, tapi kau mampu menunjukan bahwa kau luar biasa. Kau menunjukan lebih banyak kesempurnaanmu padaku. Apakah salah jika aku semakin menyayangimu?
Aku suka kamu karena kamu pemarah, aku ingin seseorang yang bisa memarahiku -lebih tepatnya menasehatiku- saat aku melakukan kesalahan, bukannya pria yang hanya menurut pada wanitanya. Dan kamu berhasil menunjukan itu padaku.
Kau terlalu indah untuk ku kagumi. Aku hafal seluruh raut wajahmu. Lelah, kesal, marah, bahagia, semuanya aku suka. Bahkan saat kau hanya berdiri disampingku saja aku merasa menjadi seseorang yang sangat beruntung telah sempat berada disampingmu.
Kau tak perlu melihatku yang sebenarnya selalu ada disampingmu. Kau tak perlu menganggapku sebagai orang yang special. Aku hanya ingin kau tau bahwa saat kau membutuhkan ku, aku akan tetap ada untukmu.
I love you
For all that you are
All that you have been
And all you're get to be:)
Langganan:
Komentar (Atom)