Ternyata, dia yang pada awalnya kita anggap sebagai seseorang yang special, bisa jadi orang yang selalu nemenin kita kapanpun, selalu ada kapanpun, bukannya hanya datang saat dia butuh tapi pada akhirnya malah jadi orang yang cuma bikin sakit. Dia yang diharapkan, dia yang ditunggu-tunggu, dia yang gak pernah hilang dari fikiran kita bahkan disaat sedetikpun kita gak pernah terlintas difikirannya ternyata memang akan kalah dari seseorang yang awalnya kita anggap menyebalkan, ganggu, gak penting, tapi ternyata punya sisi baik. Disaat selama ini yang kita lihat hanya sisi negatifnya, dia yang ternyata bisa bicara sopan diantara kata-katanya yang menyakitkan, dia yang selalu bikin kita repot tapi anehnya itu sama sekali gak bikin kita marah. Dan yang pasti, dia yang selama ini ditunggu-tunggu akan kalah sama seseorang yang datang tanpa alasan. Karena pada akhirnya, semua tipe dan kriteria yang kamu punya, akan dikalahkan oleh dia, yang punya waktu, dan yang menyamankan hidupmu.
Cinta bukan tentang berapa lama kamu telah mengenal seseorang, tapi tentang seseorang yang membuatmu tersenyum sejak kamu mengenalnya. Kamu yang aku sayang selalu bisa membuatku tersenyum dengan berbagai alasan, seperti saat kamu membuatku tersenyum karena kata-katamu yang manis, perilakumu, tingkahmu yang selalu membuatku salah tingkah. Tapi dia, seseorang yang pada awalnya malah aku anggap sebagai seseorang yang paling menyebalkan malah mampu membuatku tersenyum begitu saja, tanpa alasan. Dari kata-katanya yang selalu terkesan blak-blakan, tingkahnya yang konyol, bahkan disaat dia bercerita tentang hal memalukan yang pernah dia alami tanpa ada yang ditutup-tutupi dan tanpa rasa malu sedikitpun mengatakan itu malah membuatku terkesan.
Kamu bikin aku seneng, besoknya kamu hilang. Trus kamu bikin aku seneng lagi, trus besoknya kamu hilang lagi. Kamu datang dan pergi sesuka hatimu. Itu tuh gak sebercanda itu. Disaat aku udah ngerasa nyaman, hal yang paling aku takutin adalah kamu berubah tanpa adanya alasan. Dan ternyata, bener kan, kamu berubah. Kamu bukan kamu yang aku kenal dulu. Bahkan kamu buat aku bingung sekarang, siapa yang sebenarnya aku sayang? Kamu? Atau bayang-bayang kamu yang dulu? Kalau kamu cuma anggap ini main-main, bercandaan, mending gak usah.
'Bertahanlah dengan orang yang sama-sama ingin berjuang, bukan dengan orang yang hanya ingin diperjuangkan.' Berjuang? Buat apa? Gak penting! Kamu selalu anggap ini sebuah bercandaan kan, jadi apa gunanya berjuang?
Ya, aku tau gak ada yang bisa dipaksain. We're like dominoes, I fall for you, you fall for another. Kalau kamu suka sama dia, silahkan, aku gak akan ngelarang, karena aku tau gimana rasanya berjuang, tapi kamu gak akan pernah tau gimana rasanya jadi aku sekarang, gimana rasanya 'dipermainkan'! Kamu tau karma? Aku gak akan kasi tau kamu gimana rasanya diginiin, tapi karma, karma itu yang akan dateng buat kamu dan kasi tau kamu seberapa sakitnya jadi aku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar